Menjalankan Ramadhan adalah tugas setiap orang yang memeluk
Islam, hanya ada beberapa orang yang mungkin tidak berpuasa, yaitu menstruasi,
kegilaan, anak-anak muda yang belum menikah, orang tua, orang sakit.
Terlepas dari hal di atas, puasa itu perlu, lalu bagaimana
dengan ibu hamil? Apakah puasa berlaku untuk wanita hamil dan bayi dalam
kandungan?
Wanita hamil mungkin berpuasa ketika mereka dalam kesehatan
yang baik, tetapi jika mereka sakit atau dibius (morning sickness) sehingga
mereka khawatir tentang kesehatan ibu dan anak, mereka tidak boleh berpuasa dan
harus diganti pada hari lain.
Tetapi bagi wanita hamil yang sehat, selama mereka kuat
dalam berpuasa, yang terbaik adalah. Seorang wanita hamil dapat berpuasa dengan
lancar saat memasuki rahim dari 13 minggu hingga 37 minggu. Untuk wanita hamil yang ingin puasa dan puasa yang lancar,
tetap sehat selama puasa Ramadhan dapat mengikuti tips kesehatan yang kami
rangkum di bawah ini:
1. Minumlah susu untuk ibu hamil saat membuka dan sahur
Saat ini ada banyak susu yang dirancang khusus untuk wanita
hamil yang memiliki nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan janin. Bagi
wanita hamil yang berpuasa, jangan khawatir lagi, lengkapi kebutuhan anak
dengan minum susu saat pembukaan dan sahur.
2. Buah segar dikonsumsi antara waktu terbuka dan sahor
Orang yang makan puasa dapat makan dan minum ketika dibuka
sampai subuh, yang berarti bahwa malam penuh wanita hamil dapat mengkonsumsi
buah segar seperti buah pir, apel, susu, jeruk dan sebagainya.
Konsumsi buah sangat dianjurkan bagi ibu
hamil untuk menjaga kesehatannya, dan kandungan buah dapat melengkapi kebutuhan
gizi bayi di dalam kandungan.
3. Minum suplemen makanan seperti Promavit
Ada berbagai jenis suplemen makanan yang
tersedia untuk wanita hamil seperti promavit, folavit dan sebagainya. Dalam
suplemen ini, janin membutuhkan mineral, zat besi, asam folat dan berbagai
vitamin.
Karena itu, wanita hamil yang ingin
berpuasa harus mengonsumsi suplemen makanan pada pembukaan atau sahur sampai
kebutuhan makanan terpenuhi dengan baik.
4. Perbanyak konsumsi air putih
Saat berpuasa, kita akan mengalami kekeringan atau
kekurangan cairan dalam tubuh, tetapi selama kebutuhan air mencukupi, itu tidak
akan menyebabkan masalah kesehatan.
Kami diharuskan untuk mengkonsumsi 8 gelas air per hari,
Anda dapat memenuhi kebutuhan ini selama periode antara penaklukan dan Suhur.
Apalagi ibu hamil bisa mengonsumsi lebih dari 8 gelas air, cukup sesuaikan waktunya.
5. Konsumsi makanan protein, zat besi dan serat
Saat sarapan, menyiapkan makanan bergizi seperti daging,
telur, ikan, dan untuk melengkapi kebutuhan serat, ibu bisa mengonsumsi
sayuran.
Begitu pula pada saat Subuh, kebutuhan yang sama terpenuhi
sehingga tubuh ibu hamil tetap sehat saat puasa. Puasa di bulan Ramadan bukan
masalah bagi ibu hamil.
