--> Skip to main content

Tenun Tradisional Sarung Khas Suku Kajang di Bulukumba


UCCYOEMAR.INFO - Tope Le'leng atau sarung hitam, merupakan sarung khas masyarakat adat Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sarung ini memiliki ciri khas hitam mengkilap dan ditenun langsung secara tradisional menggunakan alat yang sederhana oleh perempuan suku Kajang.

Salah satu penenun, Minasa Mengungkapkan, bahwa satu sarung mampu dia seselesaikan dalam waktu 10 hari.. "Kalau setiap hari dikerjakan, bisa selesai dalam 10 hari, katanya kepada kami, Senin (18/2/2019).

Bukan hanya Penenunan yang dilakukan secara tradisional, tapi juga Pewarna hitam sarung yang juga berasal dari bahan tradisional alami. Pewarna alami ini bersala dari daun yang masyarakat Kajang sebut dengan daun tarung. Sementara untuk pengilap kain, masyarakat adat menggunakan siput laut yang mereka sebut dengan Bilalu. Satu buah sarung Kajang di hargai, mulai dari Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah. (*)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar